Dulu keseharian kita bersama
kita ini yang terhebat
kau raja, aku raja
melalui kita bersama
tetapi.....
api terbakar diantarakita, tembok kuat menjulang tinggi
memisahkan kita tanpa ada jendela tuk melihat
perih, sedih, marah dan dendam bahan pembuat api dan tembok itu
namun kau sahabat, tetap sahabat
dam aku sadar takan pernah menjadi pecah
tapi itu mambuatku tegar menghadapinya
kau selalu menjadi bintang di hatiku
bersama kenang-kenangan manis
kubuka lembaran baru
yang akan selalu..
RINDUKAN DIRIMU :'')
Tidak ada komentar:
Posting Komentar