Domo-kun Staring

Rabu, 02 Januari 2013

sekarang untukku, esok untuknya.

aku pumya cerpen nih B) iseng doang sih buatnya haha baca yaaaaa :)

                            SEKARTANG UNTUKKU, ESOK UNTUKNYA



"aku sayang sama kamu, kamu yang kuat ya demi aku *sambil menangis*." 
kalimat itu yang di ucapkan Ranta saat Nila kekasihnya terbaring lemah di sebuah klinik. mereka sama-sama terluka saat kecelakaan berlangsung.

Nila adalah gadis yang tak pernah peduli dengan kata orang. sifatnyapun egois dan mudah menangis. mereka telah berpacaran selama 5 tahun

semua badan Nila yang hancur itu membuat dia sadar. ia tak cantik lagi, ia merasa tak pantas untuk seorang Ranta yang baik dan manis. berulang kalimat "aku bukan Nila yang dulu lagi, aku cacat aku enggak pantas buat kamu." yang keluar dari mulut Nila kepada Ranta. dan berulang kali pun Ranta mengatakan kalimat "kamu tetap Nila, kamu enggak pernah cacat di mata aku dan kamu pantas buat aku."

tapi Nila adalah Nila dia tetep gadis yang egois. dia bertekat untuk meninggalkan Ranta yang terlalu indah buat dia dan tak memikirkan perasaan Ranta yang benar-benar sayang kepadanya. namun apa yang terjadi saat Nila berusaha meninggalkan orang yang di sayang dan menyayanginya itu? ia justru sakit dan tak kuat. dari situlah Nila sadar bahwa ia dan Ranta adalah pasangan.

berbaring dan menangis. itu yang yang hanya bisa dilakukan gadis egois itu. beruntung sekali ia mendapat Ranta yang bener-benar melindunginya. bahkan saat  kecelakaan itu berlangsungpun Ranta yang saat itu duduk di belakang Nila langsung memeluk Nila erat-erat agar Nila tidak terluka. tetapi kecelakaan tidak bisa di duga. kecelakaan pasti membuahkan hasil sakit, entah fisik atau batin. dengan kening Nila yang berdarah, Ranta langsung meminta bantuan untuk mengantarkan mereka ke rumah sakit. Klinik mitra sejahtera. sebuah klinik kecil di pinggir jalan. dengan keadaannya yang berlumuran darah Nila langsung dibawa Ranta memasuki ruang UGD. Dan ternyata bagian dari kepala Nila harus ada yang di jahit. karna tak kuat melihat Nila yang kesakitan Ranta pun menangis dan memberi semangat kepada Nila.

setelah semua usai, Nila hanya merasa bersalah. coba aja ia menuruti nasehat Ranta yang menyuruh Nila untuk duduk di belakang. tapi Nila adalah gadis yang egois dan sangat egois. dan kecelakaan itupun terjadi saat Nila 'mengerem' mendadak. tidak hanya menyakiti dirinya sendiri, ia juga menyakiti orang yang ia sayang, Ranta.

hari demi hari ia lewati Nila lewati dengan tubuhnya yang cacat. kejadian biadab itu lama-kelamaan telah abu-abu di hati Nila tetapi kejadian itu tetap mengisi di memori Nila untuk selamanya.
Ranta tetap Ranta, ia tetap laki-laki yang selalu ada buat Nila.

satu tahun kemudian tepat tanggal 15 juli usia hubungan mereka telah 6 tahun. entah motifasi apa yang membuat Ranta berniat untuk melanjutkan sekolahnya di malaysia dan meninggalkan gadis egois yang ia sayangi, Nila. "sayang, di anniv kita yang 6tahun ini aku pengen bilang ke kamu. aku sayang sama kamu sayang banget aku pergi bukan untuk ninggalin kamu, tapi aku pergi untuk kamu." disitu Nila yang duduk di kursi roda hanya terdiam dan langsung mencerna kata "pergi". suasana hening. Nila tak dapat berbicara untung mencegah Ranta untuk tetap di sisinya. pasrah. itu yang dilakukan Nila. Nila tahu, jika ia melarang Ranta pegi, dia menuruti sifatnya yang egois. dan dia ingin menghilangkan sifatnya itu. Nila pun menyetujuinya.

Rantapun pegi ke negara orang untuk Nila. ia bener-benar lenyap. tak ada kabar, komunikasi pun terputus. Nila tetap memegang kalimat "aku pergi untuk kamu" yang dikatakan Ranta sebelum ia pergi. ia tetap percaya Ranta pergi untuknya dan akan kembali untuk untuknya juga. dan inilah akhir dari sebuah cerita. Nila melihat Ranta. ia telah pulang ke indonesia. dan disitu pun terlihat gadis manis dengan jari manisnya yang terlingkari cincin yang indah begitu juga dengan Ranta yang juga yang menggunakan cincin itu sama persis dengan gadis manis yang di sampingnya. dan saat itu Nila sadar, Ranta memang pergi untuknya tetapi Ranta kambali bukan untuknya.